Tips memilih lampu senter LED yang bagus

Seleksi lampu senter dengan output sinar 150–200 lumen

Biasanya, senter memakai lampu LED selaku sumber sinar utamanya. Awal mulanya, lampu senter dibuat memakai bola lampu pijar. Tetapi, saat ini lampu LED lebih banyak digunakan sebab bisa menjangkau zona yang luas walaupun lampunya berdimensi kecil. Buat lampu senter, kami rekomendasikan produk yang output- nya 150–200 lumen.

Output 50–100 lumen lumayan buat memandang kaki Kamu sendiri. Sedangkan itu, output 200 lumen bisa menjangkau jarak pandang sepanjang 50 m. Sebab itu, lampu senter dengan output 150–200 lumen hendak sangat https://koran.id/ berguna buat bermacam suasana. Bila output- nya sangat besar, jumlah sinar hendak sangat banyak sehingga Kamu malah hendak jadi sulit memandang.

Seleksi lampu senter yang sanggup bertahan lama dikala digunakan

Kamu wajib mengecek durasi optimal lampu senter bila mau digunakan dalam waktu lama secara terus menerus. Buat berjaga- jaga dalam kondisi musibah maupun mati listrik, memilih produk dengan durasi nyala 10 jam ataupun lebih. Kamu pasti boleh memilah yang lebih lama biar lebih merasa nyaman.

Lampu senter dengan jarak tembak luas sempurna buat pemakaian malam hari serta keadaan bencana

Bila cuma mau menerangi zona dekat badan, Kamu tidak butuh memikirkan jarak tembak. Tetapi, lain halnya bila mau memakai lampu senter dikala kondisi musibah ataupun berjalan di malam hari. Hendaknya, Kamu memilah produk yang mempunyai jangkauan penyinaran yang luas. Kami sarankan Kamu memilah lampu senter dengan jarak tembak sepanjang 60 centimeter ataupun lebih. Sebagian produk apalagi sanggup menjangkau penyinaran sepanjang 600 m ataupun lebih.

Apabila mau menyinari tempat sampai jarak yang jauh semacam jalur di pegunungan, memilih produk yang mempunyai guna zoom. Dikala kondisi hitam serta tidak didukung dengan pencahayaan yang baik, hal- hal beresiko dapat saja tidak nampak. Dengan terdapatnya guna zoom, jarak tembak hendak meningkat sebanyak 5 m ke depan serta 2 m ke samping.

Seleksi wujud lampu senter cocok suasana serta kondisi

Wujud dari lampu senter hendak mempengaruhi cakupan pencahayaan yang dihasilkan. Biasanya, lampu senter menyoroti satu titik tertentu saja. Bila Kamu mau menyoroti zona yang luas, kami rekomendasikan lampu senter berupa lentera. Walaupun cahayanya tidak sangat cerah, cakupan pencahayaannya luas. Lentera sesuai buat digunakan dikala berkemah, mati listrik, ataupun keadaan musibah.

Di sisi lain, buat berjalan di malam hari ataupun mereparasi mobil, gunakanlah yang berupa penlight. Penlight sanggup menyoroti satu titik dengan sinar yang cerah. Terlebih, saat ini telah banyak produk penlight yang bagian dasarnya terbuat rata sehingga dapat diposisikan secara berdiri. Buat itu, memilih produk yang sangat pas bersumber pada suasana serta tujuan pemakaian, ya.

Seleksi tipe baterai yang cocok dengan kebutuhan

Ada 2 tipe baterai pada lampu senter, ialah baterai sekali gunakan serta isi ulang. Bila mau menjadikannya selaku perlengkapan persiapan keadaan darurat, pakai lampu senter dengan baterai sekali gunakan. Walaupun biayanya lebih besar, Kamu bisa langsung memakainya cuma dengan mengubah baterai.

Sedangkan itu, lampu senter dengan baterai isi ulang lebih hemat bayaran sebab bisa dipakai kesekian kali. Tetapi, baterainya bisa jadi hendak kilat habis. Buat itu, Kamu butuh sediakan baterai cadangan.

Baterai isi ulang pula mempunyai tipe yang bermacam- macam bersumber pada tata cara pengisian baterainya. Dikala digunakan buat pendakian ataupun keadaan musibah, gunakanlah baterai tipe kinetik ataupun tipe solar. Lampu senter berbaterai kinetik dapat menyala dengan metode dipompa memakai tangan, sebaliknya baterai solar terisi dikala terserang cahaya matahari.

Ada pula tipe baterai yang bisa di – charge memakai kabel USB. Sayangnya, tipe ini memerlukan suplai energi. Lampu senter tipe ini cuma bisa digunakan secara terbatas semacam berkemah satu malam ataupun pendakian pendek.

Seleksi lampu senter yang aman digenggam serta gampang digunakan

Biar aman dipakai dalam keadaan hitam ataupun darurat, pertimbangkan pula kemudahan pemakaian lampu senter. Buat itu, memilih lampu senter yang dapat dipegang dengan satu tangan dan berbobot ringan.

Bila Kamu menginginkan lampu senter yang besar serta dilengkapi gagang, yakinkan bobotnya tidak lebih dari 1 kilogram. Sedangkan itu, buat penlight, memilih yang ringan serta aman digenggam. Lampu senter berdimensi besar lebih sesuai digunakan di zona yang luas.

Tidak hanya itu, jangan kurang ingat buat mencermati tombol pembedahan pada lampu senter. Yakinkan tidak ada sangat banyak tombol tidak hanya on serta off. Tombol tersebut pula wajib ditentukan bisa dioperasikan dengan mudah.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *